Rabu, 25 Februari 2015

Faktor Akibat Benjolan Di Ketiak

Benjolan di ketiak atau Lymphadenitis adalah peradangan pada salah satu atau lebih kelenjar getah bening, yang biasanya menjadi bengkak dan lunak. Jadi ketika kelenjar getah bening di sekitar leher, ketiak, dan pangkal paha membengkak dan terasa sakit ketika ditekan, itu merupakan pertanda adanya lymphadenitis.
Faktor penyebab Benjolan di ketiak

1. Infeksi bakteri dan jamur

Benjolan di ketiak karena infeksi bakteri atau lebih di kenal dengan bisul di ketiak. Bisul di ketiak terjadi karena bakteri masuk ke pori-pori dan folikel rambut, misalnya setelah menggaruk-garuk ketiak atau mencabut bulu ketiak dengan tidak memperhatikan kebersihan. Itulah penyebab kelenjar getah bening di ketiak menjadi bengkak. Jika dibiarkan maka akan berlanjut menjadi infeksi yang menyakitkan yang dapat menyebabkan abses atau kumpulan nanah. Apabila ada koreng atau luka yang terinfeksi juga dapat menmenyebabkan benjolan pada ketiak karena kelenjar getah beningnya membengkak. Selain infeksi jamur dan bakteri, infeksi protozoa dan infeksi virus seperti HIV/AIDS, cacar, mononukleosis dan herpes juga dapat mengakibatkan membengkaknya kelenjar getah bening yang menyakitkan pada ketiak.

2. Mencukur bulu ketiak

Mencukur bulu ketiak juga dapat mengakibatkan rambut tumbuh ke dalam, yang terkadang juga dapat menjadi benjolan berbahaya di ketiak.

3. Penggunaan deodorant

Ternyata penggunaan deodorant juga dapat mengakibatkan benjolan di ketiak. 

4. Reaksi alergi

Reaksi alergi terhadap penisilin, yodium, sulfa dan obat-obatan lainnya juga dapat menyebabkan benjolan pada ketiak. Selain itu vaksin tifoid dan cacar juga mengakibatkan kelenjar getah bening membengkak.

Bahaya benjolan di ketiak, tanda adanya Kanker

Benjolan di ketiak dapat berbahaya karena, bisa jadi itu merupakan indikasi adanya kanker. Kanker payudara tidak hanya terjadi pada wanita tetapi juga pada pria. Jika anda memiliki benjolan di ketiak serta mempunyai riwayat keluarga dengan kanker payudara. Dan apabila terjadi gejala sperti dibawah:

- Benjolan keras, kemerahan dan terasa sangat menyakitkan
- Demam tinggi di atas 38 C
- Terjadi kejang
- Sesak nafas atau kesulitan bernafas
Segeralah periksakan diri anda, dan obati penyakit anda sebelum penyakit anda menjadi lebih parah lagi.

Baca juga artikel lainya obat herbal benjolan di ketiak 

Selasa, 24 Februari 2015

Penyebab Hamil Anggur

Kemarin - kemarin kitakan sudah bahas mengenai ciri - ciri kehamilan. Tapi ternyata ada timbul suatu pertanyaan katanya ada Hamil Anggur yang bisa mengecoh kita karena tanda - tandanya yang mirip seperti hamil beneran. Lah terus emang hamil anggur itu hamil bohongan? Pasti banyak yang bingungkan.Ditambah lagi banyak mitos mitos yang dipercaya seperti janin dalam kandungan kita diambil genderewolah kita dapet santetlah dll. Uh pasti anda semakin bingung. Maka dari itu saya kali ini akan membahas khusus mengenai Hamil Anggur. Agar kita bisa tetap menjaga kesehatan dan mencegah berbagai macam hal yang tidak diinginkan.

HAMIL ANGGUR (MOLA HIDATIDOSA)

Mengapa hamil anggur bisa terjadi?

Pengertian Mola hidatidosa

Mola Hidatidosa atau yang biasa kita kenal dengan nama Hamil anggur Sebenarnya Kehamilan yang Normal, seperti hamil pada umumnya namun ada masalah ataupun yang seharusnya cikal bakal janin itu tumbuh berkembang justru malah berhenti dan malah sel yang harusnya nanti menjadi plasenta yang berkembang. Selanjutnya Sel tersebut berkimpul membentuk sebuah kelompok dan terjadilah pembengkakan gelembung- gelembung berisi cairan. Karena Gelembung itu berkelompok kayak anggur makanya disebut hamil anggur.

Hamil Anggur bisa dikatakan juga sebagai tumor jinak karena terjadinya kegagalan pada proses perkembangan cikal baka bayi. Jika terus dibiarkan bisa saja tumor jinak ini menjadi tumor yang ganas. Maka dari kita harus mengetahui mengenai hal ini.

Jenis Hamil Anggur

1. Complete Mole

Complete mole atau bisa juga kita sebut dengan Mola Klasik adalah Hamil yang keseluruhannya itu palsu. Jadi hamil anggurnya memang dari awal tidak terdeteksi hamil hanya perutnya saja yang seperti orang hamil. Padahal itu bukan hamil tetapi tumor jinak yang bersarang ditubuh.

2. Partiel Mole

Partiel mode itu kebalikanyya dari complete mole. Jadi memang siibu awalnya benar - benar mengandung atau dalam tubuhnya memang benar benar ada. Tapi perkembangan janinnya abnirmal sehingga janin menjadi kurang lengkap ataupun cacat.

Penyebab Hamil Anggur

Asal kalian tahu saja ya, hamil anggur itu tidak jelas penyebab pastinya apa namun beberapa pakar menduga bahwa :
  • Terjadinya kekurangan aupan makanan yang mengandung protein, asam folat, dan karoten.
  • Ovum sudah patologis sehingga mati, namun terlambat dikeluarkan
  • Imunoselektif dari trofoblas
  • Karena faktor keuangan atau seosial ekonomi yang sangat rendah
  • Paritas tinggi
  • Terjadinya infeksi oleh virus
  • Faktor kromosom yang belum jelas
Gejala Hamil Anggur
  • Gejala awalnya sama seperti kehamilan pada umumnya, bahkan bisa saja ketika mencoba test kehamilan hasilnya positif hamil
  • Rahim akan membesar namun lebih besar dari usia kehamilan karena hamil anggur berkembang lebiih cepat dari hamil pada umumnya
  • Terjadinya pendarahan pada awal trimester
  • Seringnya merasa mual dan muntah
  • Tekanan darah semakin meningkat
  • Kadar tiroid dalam darahpun ikut meningkat
  • Ketika terjadi pendarahan akan keluar gelembung berisi cairan seperti buah anggur tadi.
  • Muka terlihat sangat pucat dan berwarna kekuning -kuningan biasanya disebut muka mola ataupun mola face
  • Tidak terasa gerakan gerakan bayi, tidak terdengar jantung janin berdetak
Orang yang Beresiko
  • Usia Ibu yang hamil dibawah umur 20 tahun
  • Usia Ibu sudah melebihi 34 tahun
  • Sudah memiliki anak lebih dari 3
  • Pernah Mengalami hamil anggur sebelum - sebelumnya, maka dari itu orang yang pernah mengalami hamil ini lebih baik menunda kehamilan sampai benar - benar sembuh
Baca juga artikel lainya pengobatan tradisional benjolan di rahim

Senin, 23 Februari 2015

Penyebab Benjolan Di Kepala

Penyebab benjolan di kepala secara umum adalah karena dermatitis, sebaceous kista, cacar air, gatal-gatal, dan herpes zoster. Informasi pada artikel ini telah mengumpulkan beberapa informasi tentang penyebab benjolan di kepala.
Benjolan di kepala adalah salah satu kondisi yang sangat mengganggu, menjengkelkan, dan membuat tidak nyaman. Kepala benjol, selain menarik perhatian juga mencegah dari terlihat secara normal juga. Anda akan merasa kesulitan dalam menyisir rambut anda jika terdapat benjolan di kepala, jika terkena sisir maka menyebabkan nyeri. Anda juga sulit untuk menjaga kebersihan. Anda tidak bisa mencuci rambut dan memijat kulit kepala dengan minyak. Singkatnya, benjolan di kepala membuat anda merasa dan terlihat menyedihkan. Anda harus mencari cara yang tepat untuk mengobati kondisi kepala anda yang benjol sesegera mungkin.
Penyebab benjolan di kepala

Penyebab paling umum dari benjolan keras di kepala adalah gangguan kulit yang disebut dermatitis. Hal ini dapat diartikan sebagai peradangan pada kulit. Dermatitis menyebabkan terbentuknya ruam kulit yang gatal dan memerah. Pada beberapa kasus yang parah, kulit akan melepuh dan berisi nanah yang sering mengeluarkan cairan. Kulit yang melepuh tersebut mengering dan berkerak di kepala. Jerawat adalah alasan yang mungkin mendasari di balik benjolan di kepala dan leher. Benjolan ini terbentuk ketika folikel rambut tersumbat oleh minyak, kotoran, debu dan sel-sel mati.

Kista sebasea adalah penyebab lain yang kerap menyebabkan benjolan di kepala. Ini adalah kantong tertutup yang berkembang di bawah kulit dan berisi dengan bahan berminyak. Kista sebasea sebagian besar timbul dari folikel rambut yang bengkak. Cedera fisik dapat memicu timbulnya pembentukan kista. Pembedahan biasanya diperlukan untuk mengobati hal ini.

Hives, yang merupakan gatal pada kulit dapat muncul di kepala dan leher. Ini adalah salah satu hasil dari alergi kulit. Kondisi medis yang melibatkan peradangan atau infeksi pada satu atau lebih folikel rambut disebut dengan folliculitis. Ini mungkin saja menjadi penyebab benjolan di kepala. Bagian dari kulit kepala anda yang tidak tertutup oleh rambut ada kemungkinan menderita kanker, yang dengan sendirinya muncul suatu benjolan. Masih banyak penyebab lain dari benjolan di kepala. Penyebabnya termasuk cacar air, herpes zoster, dsb.
Mengobati benjolan di kepala

Ada beberapa pengobatan rumah yang dapat anda coba untuk mengobati benjolan di kepala dan leher sebelum mengunjungi dokter. Untuk mengurangi gatal dan peradangan, oleskan minyak lavender pada benjolan. Konsultasikan dengan ahli aromaterapi untuk belajar tentang kuantitas dalam penggunaan. Anda dapat menggunakan rosemary dan minyak nimba untuk tujuan yang sama. Anda juga dapat memakai minyak jojoba untuk merehidrasi kulit kepala anda. Ini menyerupai sebum alami kulit dan mempercepat proses penyembuhan dari sakit benjolan di kepala.

Ada berbagai obat yang tersedia untuk mengobati benjolan pada kepala. Obat-obatan terutama dalam bentuk sampo yang mengandung ketokonazol, selenium sulfida, asam salisilat, ciclopirox, tar, dan zinc pyrithione. Ikuti petunjuk yang diberikan dalam paket tersebut. Anda juga dapat meminum antihistamin untuk mengobati peradangan dan pembengkakan pada benjolan di kepala. Cobalah untuk menjaga kulit anda selalu lembab.

Kunjungilah dokter kulit untuk mengevaluasi kondisi dan menentukan penyebab pasti dari pembentukan benjolan di kepala. Selain itu ikutilah saran dan petunjuk yang diberikan oleh dokter.

Baca juga artikel lainya obat tradisional benjolan di kepala

Minggu, 22 Februari 2015

Apa Itu Penyakit Penyumbatan Pembuluh Darah Jantung

Penyempitan atau peyumbatan pembuluh darah di jantung yaitu disebabkan terjadinya pengendapan lemak yang terbentuk pada dinding dalam pembuluh darah / arteri yang menyebabkan penyempitan saluran. Walaupun semua arteri dapat terkena, tetapi jika mengenai arteri di jantung, otak, atau aorta (arteri utama dari tubuh) maka kondisinya menjadi gawat. Tumpukan endapan lemak menyebabkan gangguan sirkulasi darah ke suatu organ terhambat dan memicu oragan itu sendiriuntuk bekerja lebih keras.Penyembitan pembuluh darah dapat disebabkan tingginya kolesterol jahat (kolestoreol LDL) akibat mengonsumsi makanan yang kaya lemak jenuh, kalori berlebihan akibat terlalu banyak makan, dan konsumsi gula murni. Kurang olahraga dan kebiasaan merokok semakin meningkatkan risiko terjadi penyumbatan pembuluh darah jika penyempitan itu terjadi di pembuluh arteri maka dapat menyebabkan serangan jantung/terjadi penyakit jantung koroner. Penyakit jantung koroner disebabkan oleh adanya penyempitan, penyumbatan, atau kelainan pada pembuluh arteri koroner. Penyempitan atau penyumbatan pembuluh darah tersebut dapat mengentikan aliran darah ke otot jantung yang sering ditandai dengan rasa nyeri. Dalam kondisi yang telah parah, kemampuan jantung memompa darah dapat hilang. Kondisi ini dapat merusak sistem pengontrol irama jantung dan berakhir dengan kematian.

Penyebab penyumbatan Pembuluh Jantung
  • Hipertensi / Darah Tinggi
  • Diabetes
  • Kolesterol Tinggi
  • Merokok
  • Faktor keturunan
  • Kegemukan (obesitas)
  • StressFaktor usia (makin tua, resiko makin meningkat)
  • Kurangnya olahraga
  • Pemakaian obat-obatan tertentu, misalnya obat-obat steroid
Tanda Dan Gejala Penyakit Penyumbatan Pembuluh Darah Di Jantung
  • Dada terasa sakit dan menekan
  • Pusing kepala yang berkepanjangan
  • Merasa sekujur tubuhnya terbakar tanpa sebab yang jelas
  • Terjadi keluhan di sekitar tulang dada dan leher
  • Tapi kebanyakan orang yang menderita penyakit jantung koroner tidak mengalami beberapa gejala di atas. Tiba-tiba saja jantung si penderita bermasalah dan dalam kondisi yang kronis.
Baca juga artikel lainya pengobatan alami penyempitan pembuluh darah jantung

Jumat, 20 Februari 2015

Gejala Penyakit Mastitis

Baru saja melahirkan seorang anak pasti menjadi hal yang sangat membahagiakan, terlebih bagi para wanita. Namun, kebagiaan itu mungkin akan sirna akibat penyakit mastitis. Penyakit ini paling sering dialami wanita yang sedang menyusui, biasanya pada minggu pertama setelah melahirkan. Penyakit ini dapat membuat para ibu merasa tersiksa dan tidak nyaman. Selain itu, mereka mungkin tidak dapat memberikan ASI eksklusif untuk buah hatinya.

Deskripsi

Seperti dilansir Mayo Clinic dan WebMD, Selasa (27/8/2013), mastitis merupakan suatu keadaan di mana jaringan dalam payudara Anda terinfeksi oleh bakteri. Akibatnya, payudara akan membengkak dan terasa nyeri. Selain itu, payudara akan berubah warna menjadi kemerahan dan terasa hangat ketika Anda menyentuhnya. Ketika Anda mengalami hal ini, Anda juga mungkin akan mengalami demam dan menggigil.

Penyakit ini dapat dialami oleh semua wanita. Namun, hal ini lebih sering dialami oleh wanita yang sedang menyusui (laktasi mastitis). Penyakit ini cenderung menyerang salah satu payudara saja.

Kondisi ini dapat membuat Anda merasa lelah dan letih sehingga Anda sulit memberikan perawatan kepada bayi Anda, salah satunya dalam hal memberinya ASI. Memang, mayoritas dari mereka yang mengalami laktasi mastitis akan menghentikan proses menyusui. Bukan berarti tidak boleh melakukannya, Anda tetap dapat menyusui karena penyakit ini tidak akan berdampak kepada bayi Anda melainkan akan membantu Anda untuk membersihkan infeksi pada payudara. Rasa sakit dapat muncul ketika Anda menyusui dengan payudara yang terkena penyakit mastitis.

Jika itu terjadi, Anda dapat memerah ASI dengan menggunakan tangan atau memompa payudara dengan menggunakan pompa khusus payudara. Apabila Anda benar-benar mengalami penyakit ini, segera periksakan diri ke dokter. Sebab, penanganan yang lambat dapat menimbulkan komplikasi. Dalam payudara Anda akan muncul nanah (abses). Hal ini menyebabkan payudara Anda terasa keras dan sakit. Bila penyakit ini sudah pada tahap parah, pengobatan yang akan dilakukan pun juga semakin besar, yaitu dengan operasi.

Gejala

Dari kebanyakan kasus, orang yang mengalami penyakit ini terlebih dahulu mengalami gejala seperti flu. Anda akan mengalami hal ini selama beberapa jam sebelum akhirnya Anda menyadari bahwa payudara Anda memerah dan terasa sakit. Anda juga mungkin akan mengalami beberapa hal seperti berikut ini yang sekaligus menjadi pertanda dan gejala dari penyakit mastitis:
  • Payudara membengkak
  • Demam hingga 38,3 derajat Celcius (101 derajat Fahrenheit)
  • Tubuh terasa nyeri dan menggigil
  • Payudara terasa hangat saat disentuh
  • Payudara seperti terbakar saat menyusui
  • Kelenjar getah bening yang terletak di ketiak sebelah payudara yang terinfeksi terasa sakit
  • Detak jantung lebih cepat
Apabila Anda mengalami tanda dan gejala seperti di atas, segera hubungi dokter untuk melakukan pemeriksaan dan pengobatan.

Penyebab

Penyakit mastitis dapat timbul akibat payudara Anda terinfeksi oleh bakteri. Bagaimana bisa bakteri menginfeksi payudara Anda? Berikut beberapa penyebabnya:
  • Puting pada payudara retak. Hal ini dapat terjadi akibat posisi menyusui yang tidak benar. Akibatnya puting robek dan retak. Bakteri menjadi lebih mudah untuk memasuki payudara Anda. Bakteri akan berkembang biak di dalam payudara dan hal inilah yang menyebabkan infeksi.
  • Payudara tersentuh oleh kulit yang memang mengandung bakteri atau dari mulut bayi yang sedang Anda susui. Bakteri tersebut dapat masuk ke dalam payudara melalui lubang saluran susu.
  • Selain itu, ada beberapa hal lain yang turut meningkatkan risiko dari penyakit ini, seperti:
  • Pernah mengalami penyakit mastitis sebelumnya.
  • Memiliki penyakit anemia di mana penyakit ini dapat menurunkan daya tahan tubuh Anda terhadap serangan infeksi, salah satunya penyakit mastitis.
  • Tidak dapat mengeluarkan semua susu ketika menyusui. Hal ini dapat membuat payudara Anda terisi penuh oleh susu dan menyebabkan saluran susu dalam payudara tersumbat. Hal ini akan membuat ukuran dari payudara Anda membesar dan lebih rentan terinfeksi oleh bakteri.
Baca juga artikel lainya obat tradisional mastitis

Kamis, 19 Februari 2015

Tanda-Tanda Kanker Usus

Kanker usus disebabkan oleh pertumbuhan sel yang tidak normal di area usus besar, kecil, buntu, atau bahkan anus. Kanker usus muncul di sepanjang jaringan tipis di sepanjang usus dan biasanya didiagnosis dengan metode kolonoskopi.

Beberapa faktor risiko dari penyakit ini adalah usia, sejarah keluarga, dan kebiasaan merokok. Obesitas dan jarang makan sayur atau buah pun terkadang disebutkan sebagai pemicu kanker usus.

Lantas apa tanda-tanda seseorang positif terkena kanker usus? Simak daftarnya seperti yang dilansir dari Health Me Up berikut ini.

Darah pada tinja

Ini adalah tanda utama pada kanker usus maupun kanker lainnya. Selain ada darah, biasanya tekstur tinja pada penderita kanker usus juga berubah menjadi lebih panjang dan tipis.

Anemia

Akibat terlalu banyak darah yang keluar melalui tinja, tubuh pun berisiko mengalami anemia. Penderita kanker usus yang mengalami anemia pun akhirnya merasa lebih lemas dan warna kulit tubuh berubah pucat.

Kelelahan

Wajar saja sebenarnya jika Anda kelelahan setelah beraktivitas. Tetapi jika rasa lelah itu disertai dengan gejala kanker usus yang lain, sebaiknya Anda waspada. Sebab seperti yang sudah disebutkan, lelah biasanya dipicu dari anemia.

Penurunan berat badan

Selain anemia dan kelelahan, penderita kanker usus juga akan mengalami penurunan berat badan secara drastis. Padahal penderita tidak sedang menjalani diet atau program penurunan berat badan.

Masalah buang air besar

Diare, sembelit, atau yang lain adalah hal-hal yang membuat jadwal buang air besar bermasalah. Tetapi jangan sepelekan kondisi itu jika Anda mengalaminya disertai dengan gejala kanker usus yang lain.

Perut tidak nyaman

Tanda berikutnya seseorang positif terserang kanker usus adalah kerap merasakan nyeri, sakit, inflamasi, dan kembung di area perut. Sebab perasaan tidak nyaman tersebut diduga berasal dari sel kanker yang menginvasi tubuh.

Obesitas

Untuk kasus orang yang obesitas, biasanya bagian perutnya membuncit ketika terserang kanker usus. Jadi sebelum terlambat, sebaiknya turunkan berat badan karena obesitas juga disebut sebagai salah satu faktor risiko kanker usus.

Itulah berbagai tanda positif dari serangan kanker usus. Jika belum yakin, segera hubungi dokter untuk mendengarkan diagnosis yang lebih pasti.

Baca juga artikel lainya pengobatan tradisional kanker usus

Rabu, 18 Februari 2015

Pencegahan Penyakit Batu Ginjal

Pada artikel ini kita akan membahas gejala penyakit batu ginjal, penyebab, faktor risiko, jenis-jenis batu ginjal serta cara pengobatannya. Batu ginjal (renal lithiasis) adalah gumpalan kecil dan keras yang terbentuk di dalam ginjal anda.

Batu ginjal terbentuk dari mineral dan asam garam. Batu ginjal dapat disebabkan oleh berbagai hal. Pada skenario yang umum, batu ginjal terbentuk ketika urin berkonsentrasi, mineral mengkristal dan menggumpal.

Sakit batu ginjal biasanya dimulai pada sisi tubuh atau punggung, di bawah pinggul serta bergerak ke perut bagian bawah dan pangkal paha. Rasa nyeri berubah seiring dengan pergerakan batu ginjal pada saluran urin.

Batu ginjal biasanya tidak menyebabkan kerusakan permanen. Pengobatan rasa sakit dan minum banyak air merupakan bagian dari pengobatan yang sering dibutuhkan. Bagaimanapun, pengobatan dapat membantu mencegah terbentuknya batu ginjal pada mereka dengan peningkatan risiko.

 Gejala Penyakit Batu Ginjal

Batu ginjal dapat ataupun tidak menyebabkan tanda dan gejala sampai batu tersebut bergerak di dalam ureter –pipa yang menghubungkan ginjal dan kandung kemih. Pada satu titik, tanda dan gejala yang dapat terjadi adalah:
  • Nyeri yang parah pada sisi tubuh atau punggung, di bawah pinggul
  • Nyeri yang menyebar ke bagian bawah tubuh dan pangkal paha
  • Nyeri pada saat buang air kecil
  • Urin berwarna pink, merah atau coklat
  • Mual dan muntah
  • Sering buang air kecil
  • Demam dan menggigil saat infeksi terjadi
Penyebab & Faktor Risiko

1. Penyebab

Batu ginjal sering tidak terdefinisikan dengan satu penyebab. Beberapa faktor yang sering berkombinasi, membuat kondisi dimana seseorang rentan mengalami batu ginjal.

Batu ginjal terbentuk ketika komponen urin –cairan dan berbagai mineral dan asam- hilang keseimbangan. Ketika hal ini terjadi, urin anda terdapat lebih banyak zat yang mengkristal, seperti kalsium, oxalate dan uric acid, daripada cairan. Pada saat yang sama, pada urin anda terdapat zat yang mengkristal dan menggumpal sehingga terbentuk batu ginjal. Hal ini membuat kondisi dimana batu ginjal lebih mungkin terbentuk.

2. Faktor risiko

Faktor risiko yang dapat meningkatkan batu ginjal terjadi antara lain:
  • Memiliki seseorang dalam keluarga dengan kasus batu ginjal
  • Mereka yang berusia 40 tahun keatas, meskipun batu ginjal dapat terjadi pada usia berapapun
  • Laki-laki lebih cenderung mengalami batu ginjal
  • Dehidrasi
  •  Makanan tertentu yang tinggi protein, tinggi sodium dan gula dapat meningkatkan risiko beberapa jenis batu ginjal
  • Obesitas
  • Memiliki penyakit atau operasi pada saluran pencernaan
  • Kondisi medis lain, antara lain renal tubular acidosis, cystinuria, hyperparathyroidism dan infeksi saluran urin tertentu
 Jenis-jenis batu ginjal dan cara pencegahan

Jenis-Jenis Batu Ginjal

Penyakit batu ginjal memiliki beberapa jenis berdasarkan sumber pembentuknya.

1. Batu kalsium

Banyak batu ginjal adalah batu kalsium yang biasanya berbentuk kalsium oxalate. Kadar oxalate yang tinggi dapat ditemukan pada beberapa buah dan sayuran, kacang dan coklat. Hati anda juga menghasilkan oxalate. Makanan, vitamin D dosis tinggi, operasi saluran pencernaan dan beberapa kelainan metabolisme dapat meningkatkan konsentrasi kalsium atau oxalate pada urin. Batu kalsium juga dapat terjadi dalam bentuk kalsium fosfat.

2. Batu struvite

Batu struvite terbentuk sebagai respon terhadap infeksi, seperti infeksi saluran urin. Batu struvite dapat berkembang dengan cepat dan menjadi cukup besar.

3. Batu uric acid

Ini terbentuk pada mereka yang mengalami dehidrasi, mereka yang makan makanan tinggi protein dan mereka yang memiliki encok. Faktor genetik tertentu dan kelainan pada jaringan penghasil darah juga dapat membuat anda cenderung mengalami batu uric acid.

4. Batu cystine

Batu ginjal jenis ini memiliki kasus yang sedikit. Batu ini terbentuk pada mereka yang memiliki kelainan secara turun temurun yang menyebabkan ginjal menghasilkan asam amino (cystinuria) tertentu dalam jumlah banyak.

5. Batu lainnya

Kasus batu ginjal langka lainnya juga dapat terjadi.

Mengetahui jenis batu ginjal yang anda alami dapat membantu anda mengerti apa yang menyebabkan batu ginjal terbentuk dan dapat memberikan petunjuk apa yang dapat anda lakukan untuk mengurangi risiko mengalami batu ginjal.

Pencegahan Penyakit Batu Ginjal

Penyakit batu ginjal bisa dicegah dengan membiasakan diri mempraktekan pola hidup sehat. Lebih jelasnya seperti poin-poin di bawah ini:
  • Perubahan gaya hidup:
  • Minum cukup air setiap hari
  • Makan lebih sedikit makanan kaya oxalate, seperti bayam, ubi, teh, cokelat dan produk kedelai
  • Memilih makanan yang rendah garam dan protein hewani
  • Makan makanan kaya kalsium, akan tetapi membatasi penggunaan suplemen kalsium
Baca juga artikel lainya pengobatan tradisional batu ginjal